Thursday, November 19, 2020

SENAM PENCEGAHAN STROKE

PENANGANAN STROKE / CVD

Stroke/CVD (Cerebro Vaskuler Disease) merupakan gangguan suplai oksigen ke sel-sel syaraf yang dapat disebabkan oleh pecahnya atau lebih pembuluh darah yang memperdarai otak dengan tiba-tiba.

Sroke merupakan penyakit neurologis yang sering dijumpai dan harus di tangani secara tepat dan cepat. Stroke merupakan kelainan fungsi otak yang timbul mendadak yang disebabkan karena terjadinya gangguan peredaran darah otak dan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. 

Stroke biasanya dapat ditandai dengan beberapa gejala meliputi:

  • Kelemahan pada wajah, tangan atau kaki pada satu sisi tubuh
  • Kehilangan fungsi penglihatan
  • Kehilangan kemampuan koordinasi tubuh
  • Kehilangan fungsi sensorik
  • Sakit kepala secara tiba-tiba
  • Mual dan muntah
  • Penurunan kesadaran hingga kehilangan kesadaran

Stroke termasuk salah satu kondisi gawat daruraTyang sering terjadi dan mengancam nyawa. Oleh karena itu, stroke harus segera dideteksi dan ditangani dengan tepat, untuk mencegah terjadinya STROKE, dapat di lakukan dengan berbagai cara seperti :

  • Menjaga Pola makan, dengan mengkonsumsi makanan sehat dan rendah garam
  • Rutin memantau nilai Tekanan Darah
  • Menghindari Stress
  • Istirahat tidur yang cukup
  • beraktifitas fisik dengan cara melakukan SENAM PENCEGAHAN STROKE seperti video berikut ini :


ANATOMI DAN FISIOLOGI PERNAPASAN - PART 2


 

ANATOMI DAN FISIOLOGI PERNAPASAN


 

https://www.youtube.com/watch?v=u_RbAdP1NbM

Monday, August 17, 2020

CARA VULVA HYGIENE

DAFTAR PENILAIAN KETERMAPILAN DASAR TINDAKAN KEPERAWATAN

PROSEDUR VULVA HYGIENE

 

NAMA             :

KELAS              :

TANGGAL      :

 

Sebastiana, S.Kep., Ners

MELALUKAN VULVA HYGIENE

PENGERTIAN

Prosedur pemenuhan kebutuhan dasar personal hygiene, dengan membersihkan bagian  Vagina pasien, yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara mandiri

TUJUAN

1.    Mencegah infeksi di daerah vulva, perineum, dan uterus.

2.    Membantu penyembuhan luka perineum atau jahitan pada perineum.

3.    Menjaga kebersihan perineum dan Vulva

4.    Memberikan rasa nyaman kepada pasien

PERSIAPAN ALAT

No

ALAT

0

1

2

1

Pengalas (Perlak + Handuk)

 

 

 

2

Kapas Sublimat dalam tempat nya

 

 

 

3

Pinset Anatomi 1 buah

 

 

 

4

Bedpan 1 buah

 

 

 

5

Selimut ekstra

 

 

 

6

Bengkok 1 buah

 

 

 

7

Tissu

 

 

 

8

Botol cebok

 

 

 

9

Pakaian dalam bersih

 

 

 

10

Larutan obat genetalia sesuai indikasi

 

 

 

11

Handscoon/ sarung tangan

 

 

 

PROSEDUR KERJA

HAL YANG DINILAI

0

1

2

FASE INTERAKSI

 

 

 

1

Mengidentifikasi kebutuhan / indikasi pasien

 

 

 

2

Mencuci tangan

 

 

 

3

Menyiapkan alat

 

 

 

FASE ORIENTASI

 

 

 

4

Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri

 

 

 

5

Menjelaskan tujuan prosedur

 

 

 

6

Menanyakan Persetujuan pasien untuk dilakukan tindakan

 

 

 

FASE KERJA

 

 

 

7

Mencuci tangan

 

 

 

8

Bawa dan dekatkan alat – alat ke dekat tempat tidur pasien (Pindahkan barang – barang yang tidak diperlukan)

 

 

 

9

Pastikan jendela dan pintu dalam keadaan tertutup, menjaga privacy pasien dengan memasangan sampiran

 

 

 

10

Lepaskan celana dalam pasien dan tetap mempertahankan privacy pasien

 

 

 

11

Atur posisi pasien dorsal recumbent

 

 

 

12

Pasang pengalas dan perlak di bawah bokong

 

 

 

13

Pakai sarung tangan

 

 

 

14

Ambil kasa lembab

 

 

 

15

Buka vulva dengan ibu jari dan jari telunjuk

 

 

 

16

Bersihkan vulva mulai dari labia mayora, labia minora dan vestibulum hingga perineum dengan arah dari atar ke bawah (satu kali usap)

 

 

 

17

Perhatikan keadaan perineum, (jika ada jahitan, perhatikan apakah lepas atua longgar, bengkak atau iritasi. Bersihkan luka jahitan dengan kapas basah Tutup luka dengan kasa yang telah di olesi salap betadine)

 

 

 

18

Keringkan vulva dengan kasa kering

 

 

 

19

Angkat perlak dan Pasang celana dalam pasien

 

 

 

FASE TERMINASI

 

 

 

20

Merapihkan pasien dan alat

 

 

 

21

Mengevaluasi respon pasien

 

 

 

22

Mengucapkan Salam

 

 

 

23

Melepaskan sarung tangan dan mencuci tangan

 

 

 

24

Mendokumentasikan tindakan

 

 

 

SIKAP

 

 

 

25

Bekerja Sistematis

 

 

 

26

Hati – hati dalam bekerja

 

 

 

27

Berkomunikasi selama prosedur

 

 

 

28

Mempertahankan prinsip kerja

 

 

 

29

Teliti

 

 

 

30

Tanggap terhadap respon pasien

 

 

 

31

Memperhatikan kerapihan

 

 

 

32

Menjaga Privasi Pasien

 

 

 








 

CATATAN:

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan:

0      =  Tidak dilakukan

1      =  Dilakukan tetapi tidak sempurnah

2      =  Dilakukan dengan sempurnah

 

Nilai     = Total skor yang di dapat   x 100    =

                            43 x 2

 

 


Merauke, ____/____/____

 

 

 

(______________________)

 

 

Anatomi Fisiologi Reproduksi Wanita

Sistem reproduksi manusia baik pria maupun wanita memiliki struktur organ internal dan eksternalnya masing- masing. Setiap organ dalam sist...